Translate

Senin, 07 September 2015

WANTILAN meretas jaman menuai harapan

Sejak tahun 1990 mulai perusahaan masuk ke desa Wantilan (pt benang sari) dari situlah geliat industri mewarnai kultur agraris warganya,pembauran kaum pendatang dengan pribumi kian marak seiring berdatangannya para investor dari berbagai bidang dunia usaha,sawah dan ladang kian beralih pungsi menjadi tebing beton yang kokoh dan tak kenal kompromi seolah di paksa warga menelan perubahan yang penuh dengan dilema dan dinamika......

Apalagi sejak tahun 2010 industri garmen ikut meramaikan investasi di desa wantilan ,ribuan buruh dari berbagai daerah bahkan dari luar jawa ikut berbaur menuai harapan yang menjajikan demi tujuan perubahan hidup yang kian ketat untuk bertarung di kancah kompetisi yang kadang kurang sportif,tak ayal ritmeu kehidupan harus di selaraskan dengan kondisi yang tengah merebak....persaingan usaha,perebutan jabatan menjadi target prioritas yang kian kental berjejal...kini belasan pabrikan bercokol beroprasi menjadi pilahan banyak orang untuk menaruh sejuta harapan...
Namun ada yang di lupakan saat semua baru menyadari dari sekian perubahan tersebut ternyata telah merenggut keperawanan alam Wantilan yang asri dan dan natural, baik kultur budaya dan alamnya...sungai tak lagi bening bersahabat,suara tak lagi sunyi mendamaikan berganti dengan keluh kesah warganya dengan segala dinamika dan froblematika sosial yang menggejolak seperti persaingan usaha,persaingan investasi....bahkan persaingan jabatan karena Wantilan sudah menjadi pilot projec yang menjajikan....

Kini 2015 sudah belasan pabrik beroprasi otomatis kiprah  masyarakatnyapun kian ramai dan padat,hingar bingar industri kian marak....kompleksitas masalah yang ada seperti takan pernah usai dan berujung ditambah lagi dengan kehadiran tol cipali yang tak ayal kawasan industri  sudah ancang-ancang bertengger meramaikan wantilan dan sekitarntya.....satu yang musti jadi kesadaran bagi warga Wantilan  harus mencoba evalausi dengant tujuan HARMONISASI MAKSIMAL dari semua perubahan ,dengan harapan akan membawa harapan dan kesejahtraan  yang baik dan merata bagi semua kalanagan ,bukan untuk golongan tertentu atau pribadi karena wantilan adalah milik semua yang mencintainya...PR yang harus jadi prioritas agar perubahan tersebut tidak menjadi racun bagi generasi Wantilan di kemudian hari,sudah saatnya antara generasi tua dan kalangan muda bersatu padu berpikir,berbuat dan berkarya membuat format yang matang dan bijak agar kelak Wantilan bisa berbicara di tingkat yang lebih tinggi dengan prestasi dan prestise yang mumpuni.....
bersambung.................................................................................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar